Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/blog/wp-includes/post-template.php on line 284

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/blog/wp-includes/post-template.php on line 284

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/blog/wp-includes/post-template.php on line 284

Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /var/www/blog/wp-includes/post-template.php on line 284

Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Best People

Mereka Tidak Beruntung, Namun Jauh Lebih Sukses Dari Anda


Sobat Studentpreneur, banyak yang mengatakan bahwa kalau ingin sukses bisnis, harus mempunyai keluarga yang mampu atau setidaknya menempuh pendidikan yang sangat tinggi. Ketika teman kita yang mempunyai orang tua mampu memutuskan untuk memulai sebuah bisnis dan sukses, biasanya kita mencibirnya dengan, “ya wajar, orang tuanya kaya,” dan ucapan-ucapan sejenisnya. Atau teman kita yang ber-IPK 4 memulai sebuah bisnis dan sukses, kita juga akan mencibir dengan, “ya wajar, IPK-nya saja 4,” dan ucapan-ucapan sejenisnya. Namun, pernahkah kita merenung Sobat, bahwa kita hanya cemburu dengan mereka dan tidak bersungguh-sungguh ingin mengalahkan mereka dalam bisnis?

Untuk Sobat Studentpreneur yang mempunyai pikiran seperti di atas, ada baiknya belajar dari beberapa orang terkaya di dunia ini. Mereka tidak mempunyai keluarga yang kaya, dan bahkan merupakan anak yatim dari keluarga miskin, dengan pendidikan yang tidak terlalu tinggi, namun masih saja bisa sukses. Semua memang butuh perjuangan, baik itu Larry Ellison, Li Ka-Shing, sampai Amancio Ortega. Larry Ellison pemilik Oracle (perusahaan database terbesar di dunia) dan Li Ka-Shing yang menguasai properti Hong Kong adalah anak yatim dari keluarga miskin. Jangankan modal usaha besar dari orang tua, mereka bahkan terpaksa harus bekerja keras sejak kecil. Terakhir, Amancio Ortega, pemilik jaringan retail Zara, hanyalah anak dari pekerja rel kereta api yang sangat miskin. Meskipun kuncinya adalah kerja keras, infografik ini akan dapat menggambarkan pada Anda apa yang dilakukan oleh beberapa orang terkaya di dunia, yang meskipun kurang beruntung masa kecilnya, namun jauh lebih sukses dari Anda.

from-poor-to-rich-billionare-infographic

 

Bagaimana menurut Anda Sobat Studentpreneur? Masih punya alasan untuk hanya mencibir tanpa mencoba?

Zakarias Danujatmiko

Zakarias Danujatmiko adalah General Manager Studentpreneur. Dia sangat berminat terhadap entrepreneurship dan merupakan pengusaha cokelat bubuk.

Facebook Twitter 




  • armanketigabelas

    meritokrasi,